Malam telah menurunkan jubah gelapnya ketika Kyai Sadawi naik ke atas delmannya. Ia menuntun kudanya menembus kegelapan. Dingin menggigit, tapi lelaki enam puluhan itu tidak peduli. Dengan sarung dan selempangan kain di leher, ia menuju ke sebuah tempat: istana perempuan-perempuan malam.
Read the rest of this entry »
Popularity: 7% [?]
Selera makanku mendadak punah. hanya ada rasa kesal dan jengkel yang memenuhi kepala ini. Duh, betapa tidak gemas, dalam keadaan lapar memuncak seperti ini, makanan yang tersedia tak ada yang memuaskan lidah. Sayur sop rasanya manis bak kolak pisang, sedang perkedelnya asin tak ketulungan.