Sebelum saya lebih jauh membahas mengenai tetek bengek yang ada di komputer, menurut saya ada baiknya jika saya membahas terlebih dahulu pengenalan komponen2 komputer itu sendiri.
Secara umum komputer terdiri dari 2 bagian, yaitu :
- Hardware (perangkat keras)
- Software (perangkat lunak)
Bagi anda yang awam dengan komputer, mungkin sudah familiar dengan komponen di atas. Tetapi belum memahami betul arti maupun kegunaannya. Tanpa berpanjang lebar, saya akan menjelaskan satu persatu komponen2 di atas dengan bahasa yang cukup mudah dipahami.
Let’s Check it Out……
>>>Hardware
Hardware dalam bahasa indonesia dapat diartikan sebagai perangkat keras atau ada sebagian orang menyebutnya dengan piranti keras. Dari artinya saja kita dapat berasumsi bahwa hardware merupakan komponen dari komputer yang bersifat keras (fisik). Fisik yang saya maksud adalah komponen ini dapat dilihat, dipegang dan dapat dirasakan secara material. Komponen hardware ini yang bekerja secara langsung dengan manusia (pengguna). Contoh – contoh hardware misalnya : Keyboard, Mouse, Monitor termasuk CPU dan komponen2 yang ada di dalam CPU seperti Motherboard, VGA Card, Sound card, CD ROM, Memori (RAM), Harddisk dan sebagainya. Dibawah ini saya berikan contoh – contoh gambar dari beberapa komponen Hardware. Untuk penjelasan masing2 komponen akan saya bahas lebih lanjut di lain topik.
Mouse

Keyboard

Monitor

Motherboard

VGA Card

>>> Software
Software berarti Perangkat lunak atau juga piranti lunak. Piranti lunak merupakan sebuah komponen yang dapat dirasakan kegunaannya tetapi secara fisik tidak dapat kita lihat bentuknya. Contoh perangkat lunak ini adalah Sistem Operasi Windows, Program2 aplikasi Microsoft Office dan lain2. Mengapa dikatakan lunak. Sebenarnya lunak disini maksudnya adalah tak tersentuh secara fisik atau materiil tapi kita dapat melihatnya melalui tampilan (display) yang dibuat oleh si pembuat software. Software itu sendiri berisi perintah2/program yang disusun degan bahasa tingkat tinggi untuk media interaksi antara manusia dan komputer itu sendiri. Kita sebagai pengguna tidak diwajibkan untuk mengetahui dan memahami bahasa tingkat tinggi tersebut. Bahasa itu biarlah para developer yang mengerti dan mengembangkannya. Kalau anda belum mengerti juga, saya coba berikan contoh kasusnya.
Ok, contoh kasus yang saya berikan ini adalah juga menjelaskan hubungan antara Hardware dan sofware.
Jika kita menggunakan Microsoft Word, setelah kita selesai mengetikkan surat. maka kita ingin surat ini dicetak di kertas. Maka kita bisa mengklik tampilan menu diatas Program Microsoft word tersebut. Klik File –> Print
Maka akan tampil dialog box untuk settingan print yang anda inginkan.
Anda klik tombol print di bagian bawah dialog box tersebut.
Barulah printer anda mulai mencetak dokemen anda.
Dari kasus di atas, ketika anda menekan tombol print maka Software aplikasi microsoft office memberikan perintah untuk menampilkan dialog box settingan printer kepada seluruh hardwae yang berkepentingan. lalu anda menekan tombol print pada kotak dialog, Software aplikasi microsoft office memberikan perintah kepada printer untuk membaca dokumen dan mencetaknya pada kertas.
Dan begitu seterusnya.
Kesimpulannya Komponen Sofware berisi perintah2 dengan bahasa tingkat tinggi yang mana perintah tersebut akan dijalankan oleh Hardware.
ikuti terus artikel saya agar anda lebih memahami fungsi dari masing2 komponen.
Sekian dulu. Mudah – mudahan bermanfaat.
Popularity: 13% [?]