Thursday, July 29, 2010

Nabaz's Property

Our life, Our Passion & Our Dreams

Berpura-pura bunuh diri di internet, pria AS ditangkap polisi

Posted by basrul On September - 4 - 2009

arrested Seorang pria Amerika memicu kepanikan di internet karena berpura-pura ingin bunuh diri di internet.

Polisi di North Wales dan negara bagian New York memakan waktu yang tak sedikit untuk menemukan Yusuf Shepherd setelah ia mengatakan ia akan memotong pergelangan tangannya.

Pria berusia 21 tahun tersebut mengatakan kepada beberapa orang di Gwent, North Wales, di chat room internet dan mengeluh tentang hidupnya.

Dia bilang dia tertekan dan akan bunuh diri dengan mengiris pergelangan tangannya.

Para pegguna chat room tersebut menyaksikannya melalui webcam di rumahnya di Lockport, bagian utara New York. Ia terlihat berbaring di tempat tidurnya dan tetap diam.

Takut terjadi hal yang tidak dinginkan, beberapa orang di Gwent, North Wales menghubungi polisi.

Mereka menghubungi petugas Interpol di London untuk melaporkan seorang pria kulit putih telah bunuh diri, sementara webcam internetnya terus menyala.

Pejabat Interpol di London kemudian menghubungi rekan-rekan mereka di Washington, DC, Pusat Intelijen New York Kepolisian Negara di Albany.

Menggunakan informasi alamat IP dari komputer Shepherd, peneliti mampu menemukan bahwa pelaku berada di daerah Lockport.

Kepolisian negara setempat dihubungi dan mereka mampu menunjukkan alamat pelaku. Ia ditemukan dalam keadaan sehat.

Ia mengatakan kepada polisi bahwaia tertidur dengan webcam kiri atas.

Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa ia telah sengaja berpura-pura bunuh diri di depan kamera dan disebar di internet.

Juru bicara kepolisian Wayne Carr Trooper berkata: “Sepanjang percakapan, ia terus berulang kali mengatakan bagaimana ia akan bunuh diri, yaitu dengan mengiris pergelangan tangannya.”

Sementara ia tertidur, orang lain menonton yang menyaksikan pada ribuan kilometer jauhnya dengan webcam pastilah panik dan menyeramkan.

‘Untuk orang-orang lain yang melihat di Webcam di Inggris, itu tampak seperti hal yang berpotensi untuk bunuh diri, “kata Carr.

“Kami memiliki hasil cetakan dari ruang chat sesi yang menyatakan apa yang akan dilakukannya.

“Dia terus berkata di sana, apa yang akan dia lakukan dan bagaimana ia akan melakukannya.”

Dia telah dituduh perkara salah pelaporan dan diperparah insiden pelecehan dan disebabkan di pengadilan akhir bulan ini.

Tahun lalu, seorang mahasiswa berusia 19 tahun di Florida  kematiannya disiarkan melalui internet.

Abraham Briggs overdosis menelan pil di depan audiens internet yang langsung menyaksikan dari komputer mereka sendiri.

Biggs, dari Miami, Florida, mengumumkan rencananya untuk bunuh diri di sebuah situs web binaraga.

Beberapa anggota penonton virtual mendorongnya untuk melakukannya, yang lain mencoba untuk berbicara padanya keluar dari sana, dan beberapa mendiskusikan apakah ia mengambil dosis yang cukup besar untuk bunuh diri.

Aneh2 aja ya….

Popularity: unranked [?]

Website bukan “pajangan”

Posted by basrul On January - 16 - 2009

Pajangan Tau pajangan?
Sebuah benda (biasanya unik) yang diletakkan di salah satu sudut ruangan. Pajangan biasanya adalah sebuah karya seni yang enak untuk dilihat, makanya diletakkan pada salah satu sudut ruangan di rumah seperti ruang tamu agar dapat dilihat oleh tamu.

Pertanyaannya, apa hubungannya website sama pajangan?(aneh nih orang)
gw menggambarkan hubungan antara pajangan dan website disini bukan dalam arti fisik tapi lebih kepada fungsinya. Yang terjadi sekarang ini sebagian besar perusahaan2 hanya memberdayakan website hanya sebagai salah satu Company Display dari perusahaan tersebut mulai dari vis, misi, produk dan lain sebagainya. Tak ada artikel yang diupdate ataupun berita mengenai perusahaan tersebut yang terbaru. Jarang yang mengerti pentingnya melakukan update terhadap website dalam bentuk artikel maupun berita di mata search engine. Website mereka hanya dijadikan sebagai media yang statis bahkan ada yang tak tersentuh oleh tangan-tangan sejarah (puitis amat bas…). Ya…… itulah kenyataannya. Mereka pikir “Yang penting perusahaan gw punya website”.Keren kan?.Selesai.

Inilah salah satu alasan mengapa Indonesia tertinggal jauh dalam hal E-commerce dengan negara lain. Perusahaan- perusahaan di Indonesia masih banyak yang belum melek internet. Mereka justru lebih percaya bahwa marketing dengan cara tradisional lebih ampuh dalam memasarkan produk mereka. Padahal kalau dibandingkan segi efektifitas dan efisiensi, marketing online jauh lebih hemat. Berkisar antara 80-90 % lebih hemat. Gw pernah baca riset sebuah lembaga (lupa namanya) tentang tingkat efektifitas marketing online dan marketing tradisional. Dijelaskan bahwa sebuah informasi (promosi) untuk mencapai 60 juta :

  1. Butuh 30 tahun untuk Radio
  2. Butuh 15 tahun untuk Televisi
  3. Butuh 3 tahun untuk web

Dari data diatas jelas dikatakan bahwa tingkat efektifitas marketing online sangatlah signifikan. Apalagi jika kita berbicara masalah biaya marketing, hemat sekali kan?(itung sendiri yee..)
Nah mudah-mudahan artikel gw yang satu ini memberikan sedikit pencerahan bagi kemajuan dunia internet Indonesia khususnya E-Commerce.

Maju terus Indonesiaku!!!! Basrul..

Popularity: 1% [?]